id.llcitycouncil.org
Fisika

Mengukur Gravitasi Menggunakan Superfluid Shielding

Mengukur Gravitasi Menggunakan Superfluid Shielding


We are searching data for your request:

Forums and discussions:
Manuals and reference books:
Data from registers:
Wait the end of the search in all databases.
Upon completion, a link will appear to access the found materials.


Sir Isaac Newton, salah satu ilmuwan paling berpengaruh sepanjang masa, sangat tertarik pada orbit bulan mengelilingi bumi. Dia beralasan bahwa gaya yang menjaga bulan pada lintasannya pasti gravitasi dan karenanya gravitasi harus meluas dalam jarak yang sangat jauh. Sejak saat itu, para ilmuwan telah mencoba untuk memahami apa itu gravitasi dan bagaimana mengukurnya.

Albert Einstein memiliki teori bahwa gravitasi adalah ruang itu sendiri yang melengkung mengelilingi sebuah massa, menarik benda-benda ke dalam domainnya yang melengkung. Para ilmuwan telah menggunakan model teoretis ini dan menggabungkannya dengan serangkaian penjelasan kosmologis untuk mencoba dan memahami apa yang membentuk alam semesta kita.

[Sumber Gambar: Pixabay]

Materi Gelap

Berdasarkan pengamatan, terdapat terlalu sedikit materi yang terlihat di alam semesta untuk menyusun energi gravitasi yang dihitung. Oleh karena itu, para ilmuwan menghubungkan 'ruang kosong' dengan materi gelap yang menempati sekitar 27 persen dari alam semesta.

'Hipotesis Gravitasi Verlindes', bagaimanapun, mencoba untuk menghilangkan ketidakkonsistenan materi gelap. Ini menggambarkan gravitasi sebagai gaya entropik (gaya yang dipengaruhi oleh kecenderungan termodinamika sistem untuk meningkatkan entropinya) daripada interaksi fundamental yang diperkirakan sebelumnya. Baru-baru ini Hipotesis Verlindes telah lolos beberapa uji awal.

Mengukur Gravitasi

Teori dan pemahaman kita tentang gravitasi jauh dari koheren dan membangun teori yang diterima secara luas dapat membantu kita menjawab beberapa pertanyaan fundamental fisika. Artikel terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Physics Review Letters, Desember 2016, mengklaim telah menemukan cara baru untuk mengukur gravitasi dengan akurasi yang jauh lebih besar daripada upaya sebelumnya. Peneliti dari MIT Department of Physics menggunakan metode yang disebut interferometri atom. Interferometri atom adalah teknik yang digunakan untuk pengukuran yang tepat dari sifat atom.

Teori dualitas gelombang-partikel Einstein menyatakan bahwa partikel dapat diklasifikasikan sebagai gelombang atau partikel. Oleh karena itu, teknik ini dapat digunakan untuk mengukur perbedaan fasa gelombang atom untuk menghitung gaya yang bekerja padanya.

Metode

Sebuah laser bersinar melalui materi dalam bentuk Kondensat Bose-Einstein (BEC), salah satu dari lima wujud materi (gas, cair, padat, plasma, BEC). BEC adalah kumpulan atom yang didinginkan hingga dalam derajat nol mutlak. Atom-atom hampir tidak bergerak relatif satu sama lain karena tidak ada energi bebas untuk melakukannya. Oleh karena itu, atom terperangkap dalam materi dan posisinya relatif terhadap atom yang tidak terikat dapat diukur.

Namun, jumlah atom yang terperangkap dan tidak terjepit tidak merata yang dapat menyebabkan kesalahan dalam pengukuran. Oleh karena itu, metode ini menggunakan dua kondensat terpisah dengan kesejajaran magnet yang berbeda. Setiap kondensat kemudian diaplikasikan pada laser dan medan magnet. Medan magnet menyebabkan atom menyebar secara merata di antara keduanya, sehingga meningkatkan akurasi pengukuran.

Pelindung Superfluid

Tim peneliti mengambil metode ini selangkah lebih maju dengan memperkenalkan Superfluid Shielding. Superfluid Shielding adalah tempat BEC direndam dalam bak superfluid sehingga melindungi mereka dari gaya eksternal. Dengan sedikit gangguan, atom bisa diukur lebih lama.

Selain memberikan pengukuran yang lebih akurat, efek kuantum juga dapat diamati dalam BEC. Ini karena atom bertindak sebagai satu atom yang lebih besar ketika cenderung menuju nol mutlak. Oleh karena itu, BEC pada akhirnya dapat menjembatani kesenjangan antara fisika kuantum dan Newtonian.

H / T:ScienceAlert

LIHAT JUGA: Man of Steel atau Super Non-Newtonian Fluid?

Ditulis oleh Terry Berman


Tonton videonya: Mesin Gerak Abadi,Mesin Yang Bergerak Tanpa Bahan Bakar


Komentar:

  1. Hymen

    looking at what character of work

  2. Bishop

    Moscow did not immediately build.

  3. Rally

    Di antara kami, mereka meminta saya bantuan dengan mesin pencari.

  4. Yancy

    Ini juga mengkhawatirkan saya tentang masalah ini.

  5. Osmont

    Ini adalah pendapat yang luar biasa dan sangat lucu

  6. Hardtman

    the Ideal variant



Menulis pesan