id.llcitycouncil.org
Arsitektur

Masa Depan Konstruksi: Beton Tiup

Masa Depan Konstruksi: Beton Tiup



We are searching data for your request:

Forums and discussions:
Manuals and reference books:
Data from registers:
Wait the end of the search in all databases.
Upon completion, a link will appear to access the found materials.


Para peneliti di Universitas TU Wien mampu mengembangkan sistem baru untuk membuat struktur beton tiup dengan sumber daya yang jauh lebih sedikit daripada sebelumnya.

Penggunaan batang beton kembali ribuan tahun ketika peradaban kuno membangun struktur megah dengannya. Kegunaannya telah bertahan dalam ujian waktu dan telah membuktikan dirinya layak sebagai komponen integral dari konstruksi zaman modern.

Setelah mengeras, beton dapat menahan gaya tekan yang mencapai dan melebihi 4000 PSI sampai 10.000 PSI, tergantung aplikasi dan tujuannya. Namun, beton tidak dapat menahan fleksi dan pertengkaran setelah mengeras. Karena itu, harus dituangkan dalam bentuk akhirnya. Konstruksi saat ini yang melibatkan beton bergantung pada rangka kayu dan sistem pendukung lainnya untuk menampung beton saat diawetkan. Prosesnya sangat bagus untuk membangun struktur vertikal, namun tidak semua bangunan seperti itu.

Kerang beton lengkung sangat kuat dan efisien, tetapi proses pembuatannya membutuhkan banyak sumber daya dan perencanaan. Bahkan bekisting yang hanya berisi beton basah membutuhkan material yang berlebihan untuk dibangun. Meskipun strukturnya sangat efisien, proses konstruksinya tidak.

Kabar baiknya adalah para peneliti di Universitas TU Wien sekarang mengembangkan metode untuk mengembangkan beton yang sudah mengeras menjadi kubah melengkung.

Membangun kubah dengan memompa beton yang diperkeras

Proses yang disebut "Pneumatic Forming of Hardened Concrete (PFHC)" ditemukan oleh Dr. Benjamin Kromoser dan Prof. Johann Kollegger di Institute of Structural Engineering. Idenya sangat sederhana namun efektif; tempatkan bantalan udara di bawahnya dan dukung dengan tendon pasca-tegangan untuk mengubah pelat beton datar menjadi cangkang beton yang melengkung. Proses tersebut menghilangkan kebutuhan akan jumlah tenaga kerja dan material yang berlebihan yang mengakibatkan pengurangan biaya konstruksi yang signifikan.

Bagaimana cara kerjanya?

Ide tentang metode konstruksi yang baru dioptimalkan relatif mendasar. Beberapa pelat beton berbentuk baji dilemparkan pada permukaan datar. Setelah beton diawetkan, bantalan udara yang ditempatkan di bawahnya dipompa. Tendon pasca-tegangan mengelilingi seluruh permukaan dan menambah ketegangan untuk mencegah pelat meluncur.

Pembangunan gedung prototipe dengan skala 1: 2 hanya butuh waktu 2 jam. Ini mencapai 2,90 meter. Desainnya menampilkan kurva duel untuk membuktikan ketangkasan metode tersebut.

“Kami memutuskan untuk tidak hanya membuat bentuk simetris rotasi yang sederhana,” kata salah satu peneliti Benjamin Kromoser.

“Bangunan kami agak berlarut-larut, tidak dapat dijelaskan dalam istilah geometris sederhana. Kami ingin menunjukkan bahwa dengan menggunakan teknologi kami, bahkan struktur bentuk bebas yang kompleks pun dapat dibuat. ”

Metode yang sederhana namun efektif akan memberikan arsitek kebebasan yang belum pernah ada sebelumnya untuk naik ke gedung yang sangat efisien. Sementara prototipe itu dalam skala yang relatif kecil, para peneliti berencana untuk membangun gedung yang jauh lebih besar.

“Membangun cangkang dengan diameter 50 meter tidak ada masalah dengan teknik ini,” kata Johann Kollegger.

Konstruksi tiup dalam waktu dekat

Metode konstruksi tiup cenderung melihat implementasi besar di banyak aplikasi. Proses tersebut secara signifikan akan mengurangi waktu konstruksi, biaya, dan tenaga kerja. Ini kemungkinan besar akan digunakan untuk membangun penyeberangan hewan, jalan layang, serta banyak desain arsitektur lainnya.

Jembatan penyeberangan hewan [Sumber Gambar: Universitas Tu Wein]

Metode konstruksi baru sudah dipatenkan dan telah mendapat banyak minat dari perusahaan kereta api termasuk Kereta Api Federal Austria (OEBB-Infrastruktur AG). Masa depan konstruksi melengkung mungkin menjadi inovasi terpenting yang telah dilihat konstruksi modern selama bertahun-tahun.

[Sumber Gambar: Universitas TU Wein]

LIHAT JUGA: Beton Baru yang Dapat Ditekuk Berusaha Lebih Kuat dan Tahan Lama

Ditulis oleh Maverick Baker


Tonton videonya: 9 Desain Pola Beton Hias untuk Trotoar serta Driveway Regal, Ashlar, Woodplank, Fish Scale, Dll