id.llcitycouncil.org
Ilmu

Ilmuwan Meretas Sel Mamalia untuk Membuat Biokomputer Kecil

Ilmuwan Meretas Sel Mamalia untuk Membuat Biokomputer Kecil


We are searching data for your request:

Forums and discussions:
Manuals and reference books:
Data from registers:
Wait the end of the search in all databases.
Upon completion, a link will appear to access the found materials.


Para ilmuwan telah memanipulasi sel mamalia secara genetik yang mampu menjalankan perintah dan perhitungan logis dengan cara yang mirip seperti komputer. Upaya ilmiah dalam rekayasa genetika sel biologis bukanlah bidang studi baru. Peneliti lain telah menggunakan bahan organik sebelumnya dan secara genetik menyesuaikannya untuk melakukan tugas logis seperti sel yang bersinar ketika kadar oksigen turun. Jenis rekayasa genetika ini sederhana untuk organisme bakteri seperti E.coli karena lebih mudah dimanipulasi.

[Sumber Gambar: Pixabay]

Sirkuit genetik

Upaya sebelumnya dalam menciptakan sirkuit genetik dalam sel manusia telah mengakibatkan kegagalan hanya karena protein yang disebut faktor transkripsi, yang menyebabkan gen hidup dan mati, tidak berfungsi secara seragam.

Para peneliti dari Boston University (BU) telah menyimpang dari faktor-faktor transkripsi ini dan sebagai alternatif menggunakan 'sakelar' enzim hidup dan mati yang lebih cocok yang dikenal sebagai rekombinase DNA. Rekombinase DNA adalah enzim rekombinasi genetik yang mampu memanipulasi struktur genom dan untuk mengontrol ekspresi gen seperti mengaktifkan atau menonaktifkannya. Rekombinase berfungsi sebagai alat pemotong enzim dengan memotong bagian selektif dari untai DNA dan menjahit kembali ujung heliks ganda yang terputus.

[Sumber Gambar: Pixabay]

Para ilmuwan kemudian menciptakan sirkuit genetik yang disebut 'logika Boolean dan aritmatika melalui eksisi DNA' (BLADE) dan tertanam di ginjal embrionik manusia. Sirkuit BLADE berfungsi dengan mengandalkan rekombinase di bawah kendali promotor tunggal yang menggabungkan sinyal sirkuit pada lapisan transkripsi. Melalui penggunaan BLADE, 113 sirkuit dibangun di ginjal embrio manusia dan sel Jurkat T, di mana 109 sirkuit (tingkat keberhasilan 96,5%) berhasil berfungsi sebagaimana mestinya tanpa harus mengubah sirkuit. Dengan manipulasi bahan biologis yang rumit ini, tim berhasil membuat sirkuit genetik bekerja. Salah satu fitur paling menarik dari sirkuit ini adalah pembuatan tabel pencarian Boolean dari sel manusia dengan enam input berbeda. Salah satu dari enam belas operasi logis dilakukan melalui kombinasi input.

Aplikasi sel yang diretas

Pada tahap ini, studi para peneliti BU hanyalah "bukti konsep" tetapi sejumlah kemungkinan biologis sedang dieksplorasi oleh tim. Salah satu potensi penggunaan teknologi ini adalah memanipulasi sel T menjadi sel tumor pemusnahan dengan menggunakan protein yang dapat mengenali biomarker sel kanker. Sirkuit genetik juga dapat digunakan untuk mengubah sel punca menjadi sel yang diinginkan dengan menggunakan sinyal yang berbeda dan juga menghasilkan jaringan melalui penggunaan perintah.

Biokomputer ini juga dapat diterapkan untuk mendiagnosis penyakit dengan dipicu oleh protein yang terkait dengan penyakit tertentu. Misalnya, jika sel-sel hasil rekayasa genetika menyala ketika digabungkan dengan sampel darah pasien, maka hasilnya adalah indikasi positif bahwa mereka terinfeksi penyakit. Metode pengujian sampel darah saat ini melelahkan dan mahal sehingga jenis kemajuan ilmiah ini dapat menghemat banyak uang di bidang medis.

Manipulasi biologis yang cerdas dengan banyak penerapan yang bermanfaat, inilah keindahan sains.

LIHAT JUGA: Penelitian Baru Menunjukkan Produksi Massal Darah Buatan Adalah Mungkin


Tonton videonya: 10 teknik umum untuk meretas


Komentar:

  1. Kimane

    Saya tidak akan menolak,

  2. Kazrashakar

    Setuju, ide bagus ini hanya tentang

  3. Berto

    Maaf, saya ikut campur, tetapi menurut saya, ada cara lain untuk memutuskan suatu pertanyaan.

  4. Marvyn

    I do not like, again

  5. Rendor

    Saya akan menambahkan artikel ini ke bookmark Anda.



Menulis pesan